Siaran Press

Pembukaan Wahana `Apotek` Dexa Medica di Kidzania

Tindakan mencegah penyakit (preventif), ditinjau dari aspek medis dan ekonomis selalu lebih baik dibandingkan mengobati penyakit (kuratif). Kebiasaan preventif ini dapat dimulai sejak dini, dengan memberikan edukasi kepada anak-anak secara tepat tentang kebiasaan hidup sehat.

Banyak sekali sikap dan pola hidup sehat, yang dapat membantu seseorang terhindar dari penyakit. Bila sejak kecil, dibiasakan mengkonsumsi makan yang bergizi, dan berperilaku hidup sehat, maka lazimnya anak tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara lebih baik.

Kebiasaan hidup sehat, seperti cuci tangan sebelum makan, gosok gigi secara teratur, mengkonsumsi makanan dengan gizi yang berimbang, minum obat secara teratur sesuai petunjuk dokter saat sakit, merupakan salah satu kebiasaan yang bisa dimulai sejak kecil. Tidak kalah pentingnya adalah, memberikan informasi bahwa bila seseorang terserang penyakit, selain secara medis akan mempengaruhi kesehatan tubuh, juga dari aspek ekonomi, memerlukan biaya yang tidak sedikit.

PT Dexa Medica, sebagai salah satu perusahaan farmasi swasta nasional papan atas, tergerak untuk memberikan edukasi kepada anak-anak untuk mengenal lebih dekat tentang apa peran dan fungsi apotek. Dengan melibatkan anak-anak lebih mengenal tentang obat-obatan, maka anak-anak diharapkan disadarkan untuk hidup lebih sehat. Melalui penekanan bahwa mencegah penyakit lebih baik dari pada mengobati penyakit.

Untuk memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai peran & fungsi apotek, maka Dexa Medica yang lokasi pabriknya di Palembang, Sumatera Selatan ini, membangun wahana `Apotek` di Kidzania. Pembukaan Wahana ’Apotek’ Dexa Medica di Kidzania dilakukan pada 25 Maret 2008 , Pacific Place Mall, Lt. 6-7, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan.

Sebelum pembukaan Wahana `Apotek` Dexa Medica di Kidzania dilakukan, diadakan Talk Showdengan narasumber Managing Director Dexa Medica, Ferry Soetikno.Topik yang akan dibahas ”Wahana `Apotek` sebagai Sarana Edukasi Hidup Sehat”.

Ferry Soetikno menjelaskan tujuan pembukaan Wahana ‘Apotek’ Dexa Medica di Kidzania sebagai sarana anak-anak untuk sejak dini mengenal lebih dekat mengenai obat-obatan. Dengan demikian, anak-anak tidak takut lagi minum obat, karena obat yang diminumnya untuk pencegahan atau kesembuhan penyakitnya. “Yang tidak kalah pentingnya adalah, agar anak-anak minum obat sesuai takaran dan anjuran dari dokternya,” jelasnya.

Melalui pengenalan kepada anak, dan bahkan anak-anak dapat ‘berpraktek’ di ‘apotek’ Dexa Medica di Kidzania, maka mongkonsumsi obat bukan lagi sesuatu yang menakutkan bagi anak, karena tujuannya untuk kesehatan mereka. Dengan ikut praktek menjadi peracik ‘obat-obatan’ di apotek Dexa Medica di Kidzania, maka anak-anak diharapkan tergugah untuk hidup lebih sehat, dan rajin minum suplemen, vitamin, atau minum obat.

Wahana ‘Apotek’ Dexa Medica di Kidzania

Masyarakat umumnya mencari produk-produk farmasi, selai n di toko obat (untuk obat-obat bebas) dan di apotek (untuk obat bebas dan obat ethical- obat yang dapat dibeli dengan resep dokter). Peran apoteker di apotek antara lain menyediakan obat yang tepat, sesuai dosisnya, dan dikonsumsi pada waktu yang tepat. Selain itu, apoteker juga dapat memberikan konsultasi kepada pasien agar obat tersebut digunakan dengan tepat pula.

Dari berbagai peran apoteker tersebut, Dexa Medica ingin memperkenalkan peran profesi apoteker (farmasis kepada masyarakat. Khususnya, kepada anak-anak dengan berpartisipasi mendirikan Wahana ‘Apotek’ Dexa Medica di Kidzania.

Dengan berpraktek sebagai apoteker dan konsumen, anak-anak mulai diperkenalkan profesi apoteker dan hak-hak pasien saat di apotek. Di apotek tersebut, anak-anak diajarkan untuk berperan sebagai apoteker dan konsumen. Sebagai apoteker, anak-anak diajarkan untuk membaca resep, menyiapkan obat-obatan (berupa meracik obat), dan memberikannya kepada pasien. Sebagai konsumen, anak-anak diajarkan untuk berani menanyakan jenis obat, kegunaan dan cara mengkonsumsinya kepada apoteker yang bertugas.

Model edukasi seperti ini, diharapkan akan memberikan kesan yang mendalam bagi anak-anak, sehingga saat nanti remaja dan dewasa, mereka sudah terbiasa hidup sehat dan terbiasa mengkonsumsi suplemen, vitamin dan obat sesuai dosis, dan waktu mengkonsumsinya.

Suasana dan ruangan di ‘Apotek’ Dexa Medica tersebut dibuat sesuai dengan apotek pada umumnya. Warna dindingnya putih, bersih, dan terdapat pajangan mengenai tips-tips kesehatan. Terdapat rak-rak untuk memajang obat dan produk-produk kesehatan lainnya.

Sebelum berpraktek sebagai apoteker dan konsumen, anak-anak diajak mendengarkan penyuluhan kesehatan, dengan tema sistem kekebalan tubuh. Ini penting, agar anak-anak tidak takut lagi melakukan aktifitas yang sehat, sebab dalam tubuh manusia sudah dibekali sistem kekebalan tubuh. Yang harus diinformasikan kepada anak-anak adalah bahwa kekebalan tubuh manusia itu terkadang turun, sehingga saat kondisi seperti itulah diperlukan meningkatkan kekebalan tersebut, agar tubuh tidak mudah sakit.

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh adalah suatu sistem khusus di dalam tubuh yang bertugas menjaga tubuh dari serangan berbagai kuman (seperti virus, bakteri, dan jamur) yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Sistem imun diibaratkan sebagai tentara-tentara yang sangat disiplin, teratur, cerdas, dan pekerja keras yang menjaga benteng pertahanan tubuh.

Ketika kita banyak malaksanakan aktivitas, berarti banyak pula energi yang dikeluarkan. Aktivitas tubuh yang berlebihan, mengakibatkan tubuh mengeluarkan hormon stres yang dapat menekan sistem imun. Apabila terus berlanjut, daya tahan tubuh akan menurun, tubuh menjadi lesu, cepat lelah, dan mudah terserang penyakit. Oleh karena itu, tubuh butuh sistem imun yang kuat agar tubuh tetap sehat dan bugar.

Produk yang dapat menguatkan sistem imun dan terbuat dari bahan alami adalah Stimuno. Bahan alami tersebut adalah Phyllanthus niruriatau Meniran. Stimuno telah mendapatkan sertifikat Fitofarmaka dari BPOM RI. Fitofarmaka adalah sertifikat yang menyatakan bahwa produk tersebut terbuat dari bahan alami terstandar dan telah lulus uji klinis.

Phyllanthus niruriditanam dengan teknologi modern mengikuti standar GAP (Good Agriculture Practices)dan diproses dengan mengikuti standar GMP (Good Manufacturing Practices) atau CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) sesuai standar industri farmasi yang ditetapkan pemerintah Republik Indonesia. Stimuno tersedia dalam 2 (dua) bentuk sediaan, yaitu syrup untuk anak-anak dan kapsul untuk dewasa. Corporate Communications Dexa Group.