Depan     Stimuno®     Publikasi   Gallery     F.A.Q  
User :  Pass : Daftar Baru!
Berita
31 Agustus 2009
Influenza A-H1N1

Paris, Sabtu - Penyebaran influenza A-H1N1 empat kali lebih cepat daripada virus-virus lain dan 40 persen kematian terjadi pada orang muda dan sehat.

”Perjalanan virus ini tidak dapat dipercaya, hampir tak terdengar kecepatan penyebarannya,” kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Margaret Chan kepada France’s Le Monde Daily, Sabtu (29/8) di Paris, Perancis.

”Dalam enam pekan, virus itu menyebar ke berbagai tempat. Padahal, virus-virus lain butuh waktu 6 bulan untuk menjangkau jarak yang sama dengan virus influenza A-H1N1,” kata Chan.

”Sebanyak 60 persen kematian terjadi pada pasien yang sudah memiliki masalah kesehatan,” ujarnya. Hal ini berarti, 40 persen dari kematian terjadi pada kaum muda—dalam kondisi kesehatan bagus—yang meninggal karena demam akibat infeksi virus flu A-H1N1 dalam 5-7 hari.

”Hal ini merupakan fakta yang paling mengkhawatirkan. Lebih dari 30 persen penduduk di negara dengan tingkat kepadatan tinggi berisiko terinfeksi virus flu A-H1N1,” katanya. Virus pandemik flu A-H1N1 kini mendominasi strain flu pada sebagian besar bumi ini.

Pandemi akan tetap berlangsung dalam beberapa bulan ke depan pada populasi rentan terinfeksi. Meski demikian, alokasi sumber daya pelayanan gawat darurat dan perawatan bagi pasien kanker dan penyakit jantung sebaiknya tidak dialihkan. ”Semua negara harus menyiapkan kondisi terburuk menghadapi persoalan ini,” ujarnya.

Data terakhir WHO menunjukkan, lebih dari 2.180 orang di dunia meninggal akibat virus itu sejak April. Di Indonesia, hingga kemarin, Departemen Kesehatan mencatat jumlah kumulatif kasus flu A-H1N1 1.055 orang, 8 pasien meninggal. Sebagai pembanding, Thailand memiliki 13.019 kasus dengan 114 orang meninggal, di Malaysia 68 pasien meninggal.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes Tjandra Yoga Aditama menyatakan, upaya kesiapsiagaan tetap dijalankan pemerintah. Upayanya antara lain menyiapkan rumah sakit rujukan, logistik, memperkuat pelacakan kontak, serta surveilans komunitas. (AFP/EVY)

Sumber: Harian Kompas 31 Agt 2009

Produk Info
Berita
Artikel
Kegiatan / Event
Siaran Pers
Foto Galeri
F.A.Q
Jajak Pendapat
 
 
Berita
Herbal Paling Dianjurkan
Most Recommended Brand adalah penghargaan yang diberikan...
STIMUNO Terpilih Sebagai TOP Brand for Kids 2010
Berdasarkan Top Brand for Kids Index (TBI) 2010 dari hasil...
Sakit saat bersekolah
Selama sebulan dia mulai bersekolah, Ami sering...
Kuatkan Sistem Imun untuk Menghadapi Musim Hujan
Musim hujan nyaris identik dengan musim penyakit. Memasuki...
Flu babi (H1N1) telah menewaskan 2.837 jiwa
Flu babi (H1N1) telah merenggut sedikitnya 2.837 jiwa namun...
Penularan A H1N1 pada unggas
Jakarta, Kompas - Penularan virus flu A-H1N1 dilaporkan...
Flu A, Penyakit Lain Percepat Kematian
Risiko kematian akibat flu A atau H1N1 lebih tinggi terjadi...
Tambahan 22 Kasus Baru Positif Influenza A H1N1
Hari ini, Badan Litbangkes Depkes melaporkan hasil...
Flu Babi (Swine Flu) H1N1 : Kenali dan Hindari
Flu babi adalah penyakit saluran pernafasan akut yang...
Stimuno dukung penyelenggaraan Dokter Kecil Award 2009
Stimuno mendukung penyelenggaraan Dokter Kecil Award 2009...
Stimuno terpilih sebagai Most Recommended Brand Majalah SWA
Stimuno terpilih sebagai Most Recommended Brand (produk...
Stimuno raih Anugerah Produk Asli Indonesia 2008
STIMUNO yang diproduksi PT Dexa Medica memperoleh Anugerah...
Dexa Medica Jelaskan Khasiat STIMUNO kepada Presiden SBY
Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono...
Stimuno & PAPDI Adakan Simposium Tips Sehat Selama Ibadah Haji
Jelang musim haji, Tim Stimuno bekerjasama dengan PAPDI...
Dharma Dexa Ajak Anak Bangsa, Cinta Herbal Indonesia
Sumber : Portal Dexa Medica
 
 

Copyright © 2006 Dexa-Medica, All Rights Reserved. Disclaimer.
Best view with IE6+, Minimum Resolution 800 x 600 px