Depan     Stimuno®     Publikasi   Gallery     F.A.Q  
User :  Pass : Daftar Baru!
Berita
01 September 2009
Penularan A H1N1 pada unggas

Jakarta, Kompas - Penularan virus flu A-H1N1 dilaporkan terjadi pada unggas serta babi di beberapa negara di dunia. Penyebaran virus pada hewan ini dikhawatirkan akan menimbulkan koalisi virus sehingga menjadi lebih ganas dan tingkat penyebaran sangat cepat.
Menurut CA Nidom, peneliti senior Laboratorium Flu Burung Universitas Airlangga, di Surabaya, Jawa Timur, saat dihubungi dari Jakarta, Senin (31/8), apabila hewan yang terjangkit H1N1 ternyata juga terinfeksi virus lain, bisa terjadi koalisi virus.
Meski belum dilaporkan adanya penyebaran virus H1N1 pada unggas dan babi, di Indonesia berpotensi terjadi penularan virus itu pada hewan, karena banyak peternakan berada di permukiman penduduk dan sanitasi buruk. Atas dasar itu, pemerintah perlu segera menerapkan surveillance total untuk semua jenis
virus, baik H5N1 maupun H1N1, terhadap manusia ataupun unggas. ”Meski sudah sembuh, virus flu AH1N1 masih berada di dalam tubuh pasien,” katanya.
Seperti diberitakan AFP, virus H1N1 baru-baru ini ditemukan pada kalkun di dua peternakan di dekat Pelabuhan Valparaiso, Cile. Penularan terjadi dari pekerja peternakan ke unggas. Atas dasar itu, PBB menyatakan, peternakan unggas di mana pun di seluruh penjuru dunia juga bisa terinfeksi virus itu.
Sejauh ini belum ada kasus H5N1 pada unggas di Cile. Pejabat Cile menetapkan karantina dan membolehkan unggas terinfeksi disembuhkan. ”Unggas sakit
telah pulih, aman diproduksi, proses bisa berlanjut,” kata Juan Lubroth, petugas veteriner dari Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).
Kanada, Argentina, dan Australia juga melaporkan penyebaran virus influenza A-H1N1 dari pekerja peternakan ke babi. ”Di Asia Tenggara banyak virus H5N1 bersirkulasi di peternakan. Masuknya virus H1N1 pada populasi ini menjadi perhatian serius,” kata Dr Lubroth.

Kompas, 1 Sept 09

Produk Info
Berita
Artikel
Kegiatan / Event
Siaran Pers
Foto Galeri
F.A.Q
Jajak Pendapat
 
 
Berita
Herbal Paling Dianjurkan
Most Recommended Brand adalah penghargaan yang diberikan...
STIMUNO Terpilih Sebagai TOP Brand for Kids 2010
Berdasarkan Top Brand for Kids Index (TBI) 2010 dari hasil...
Sakit saat bersekolah
Selama sebulan dia mulai bersekolah, Ami sering...
Kuatkan Sistem Imun untuk Menghadapi Musim Hujan
Musim hujan nyaris identik dengan musim penyakit. Memasuki...
Flu babi (H1N1) telah menewaskan 2.837 jiwa
Flu babi (H1N1) telah merenggut sedikitnya 2.837 jiwa namun...
Flu A, Penyakit Lain Percepat Kematian
Risiko kematian akibat flu A atau H1N1 lebih tinggi terjadi...
Influenza A-H1N1
Paris, Sabtu - Penyebaran influenza A-H1N1 empat kali lebih...
Tambahan 22 Kasus Baru Positif Influenza A H1N1
Hari ini, Badan Litbangkes Depkes melaporkan hasil...
Flu Babi (Swine Flu) H1N1 : Kenali dan Hindari
Flu babi adalah penyakit saluran pernafasan akut yang...
Stimuno dukung penyelenggaraan Dokter Kecil Award 2009
Stimuno mendukung penyelenggaraan Dokter Kecil Award 2009...
Stimuno terpilih sebagai Most Recommended Brand Majalah SWA
Stimuno terpilih sebagai Most Recommended Brand (produk...
Stimuno raih Anugerah Produk Asli Indonesia 2008
STIMUNO yang diproduksi PT Dexa Medica memperoleh Anugerah...
Dexa Medica Jelaskan Khasiat STIMUNO kepada Presiden SBY
Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono...
Stimuno & PAPDI Adakan Simposium Tips Sehat Selama Ibadah Haji
Jelang musim haji, Tim Stimuno bekerjasama dengan PAPDI...
Dharma Dexa Ajak Anak Bangsa, Cinta Herbal Indonesia
Sumber : Portal Dexa Medica
 
 

Copyright © 2006 Dexa-Medica, All Rights Reserved. Disclaimer.
Best view with IE6+, Minimum Resolution 800 x 600 px